Diposkan dalam puisi, Label jiwa, mr, syair 2, syair1 pada Juli 25, 2008 | Leave a Comment »
Mengenang Syaikh Tarbiyah Ust. Rahmat Abdullah (Alm.)
Mencari spirit yang hilang…
Kutemukan satu dalam setiap guratan pena
Kutemukan satu dalam peluh perjalanan
Kutemukan satu dalam ingatan
Kutemukan banyak dalam ukhuwah mereka yang ma’rifat kepada-Mu…
Nangis melulu… padahal baru lihat cuplikannya doang.
Untuk mentranslate bahasa
Diposkan dalam puisi, Label jiwa, syair 2, syair1 pada Juli 18, 2008 | Leave a Comment »
by : Enggar Tri W.
Suami yang menikahi kamu…
tidaklah semulia Muhammad saw
tidaklah setaqwa Ibrahim as
pun tidak setabah Ayyub as
atau segagah Musa as
apalagi setampan Yusuf as
Justru suamimu hanyalah pria akhir zaman
yang punya cita-cita membangun keturunan yang shaleh.
Suami menjadi pelindung, kamu penghuninya.
Suami adalah nahkoda kapal, kamu navigatornya.
Suami bagaikan balita yang nakal, kamu adalah penuntun kenakalannya.
Saat suami menjadi raja, [...]
Untuk mentranslate bahasa
Diposkan dalam puisi, Label jiwa, syair 2, syair1 pada Juli 18, 2008 | 2 Komentar »
by : Enggar Tri W.
Istri yang kamu nikahi…
tidaklah semulia Khadijah ra
tidaklah setaqwa ‘Aisyah ra
pun tidak setabah Fatimah ra
Justru istrimu hanyalah wanita akhir zaman
yang punya cita-cita menjadi shalehah.
Istri menjadi tanah, kamu langit penaungnya.
Istri ladang tanaman, kamu petaninya.
Istri hiasan ternak, kamu gembalanya.
Istri adalah murid, kamu mursyidnya.
Istri bagaikan anak kecil, kamu tempat bermanjanya.
Saat istri menjadi madu, kamu teguklah [...]
Untuk mentranslate bahasa
Diposkan dalam puisi, Label jiwa pada Juli 17, 2008 | 1 Komentar »
Mereka lah Jiwa-jiwa pengabdi
yang harum nya telah mengisi hari-hari
yang tangis nya kian nian menyayat hati
yang lelah telah tunduk karena azzam nya
yang syetan telah lari karena ikhlas nya
yang malam gembira karena berdekatan
yang siang merana karena ditinggalkan
yang penglihatan telah berganti air mata
yang pipi telah berganti beranak sungai
yang ruku’ telah jadi hiasan
yang sujud telah jadi kehidupan
yang hakekat kehidupan
[...]
Untuk mentranslate bahasa