Merintis jalan yang baru memang sukar, orang bilang sampai ‘babak belur’. Ya, ibarat membuat jalan ditengah-tengah rumput padang ilalang, harus dilalui berkali-kali hingga sampai jalan setapak itu jadi. Belum lagi digigit nyamuk, kena kerikil barangkali atau ada binatang-binatang kecil yang penasaran mendekat. Pffuuh… lelah? Iya banget. Jikalau bukan karena mengharap pertemuan dengan Sang Kekasih di waktu yang terbaik mungkin sudah jatuh berguguran sejak dulu.
Tetapi, untung ada teman seperjuangan yang mau menggenggam tangan ini, merangkul badan ini, menepuk pundak ini, memberi tawa disaat miris dan memberi secangkir teh hangat dikala penat. Sungguh, jikalau ada orang yang mengatakan untuk apa berjamaah. Saya orang yang akan pertama kali mengatakan, saya lebih tahu nikmat berukhuwah dalam jamaah itu.
Bersama-sama merintis jalan baru, membuat orang lain iri akan kebaikan ini sehingga mereka juga akan melakukan kebaikan yang sama. We Are The Dream Team.
Jalan baru bukan nama partai loh…
" width="16" height="18">
-" width="22" height="17">